Selamat malam bray semua!!! (karena gua buatnya malem nih)
Memasuki hari keempat terbitnya dunia baru ini, gua udah punya nih hati yang tulus untuk menulis #asikkk
Dan kali ini gua mau ngajak bray semua untuk belajar untuk Bunda Theresa atau Mother Theresa nih, udah pada taukan atau udah pernah dengerkan tentang Mother Theresa dari Kalkuta? Masa Bunda penduh cinta kasih ini kagak tau bray???
Bagi yang mau belajar langsung aja yok check it out aja dah...
Mother Theresa (Agnes Gonxha Bojaxhiu) itu lahir di Uskup,Kerajaan Ottoman 26 Agustus 1910 dan meninggal pada tanggal 5 September 1997 bray.Beliau ini adalah keturunan Albania yang berkewarganegaraan India.
Tau gak bray, di albania arti nama Gonxha itu adalah kuncup mawar dan menurut gua arti namanya itu bener banget disamping dia adalah salah satu perempuan luar biasa di dunia. Tapi bray Bunda Theresa ini ngenggep bahwa hari dimana untuk bersyukur atas umurnya bukan tanggal 26 Agustus tapi malah tanggal 27 Agustus yang sebagai hari beliau dibabtis bray...
Gua salut bray ketika tau sebenernya Mother Theresa itu meninggalkan kecukupan kehidupannya hanya untuk mengasihi sesamanya dan meninggalkan keluarganya untuk lebih memilih menjadi missionaris cinta kasih dimana pun ia pernah berada.
Nih bray gua kasih kata-kata tulisan kasih dari Mother Theresa di buku hariannya (bagi yang baca direnungkan karena ini adalah revolusi yang benar-benar luar biasa bray) :
Udah baca kan bray? menurut gua tulisan "Sebuah pilihan bebas, Tuhanku, cintaku untukmu, aku ingin tetap bertahan dan melakukan segala keinginan-Mu merupakan kehormatan bagiku" ini yang mewakili pilihan semua hidup manusia bray.
Gak perduli bray itu Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Budha atau yang lainnya.
Karena Mother Theresa itu gk pernah membeda-bedakan seseorang dalam kasih.
Ia selalu mengasihi, menolong, memberi tempat, mencintai, dan menyayangi siapa saja tanpa terkecuali. Bukan seberapa kaya seseorang yang dapat membiayai semua manusia di dunia tapi bagaimana kita dapat terjun langsung mengasihi dan mencitai sesama kita sebagai wujud doa dan pelayanan kita kepada Tuhan Yesus (karena gua bangga adalah seorang kristiani).
Di sini gua bukan untuk membedakan agama bray tapi ingin memberi tau tentang bagaimana kasih itu adalah pilihan yang seharusnya kita ambil, karena Tuhan selalu memberikan partner untuk kita dalam hidup.
Percaya atau enggak gua hampir nangis dalam nulis tentang Mother Theresa ini, karena kalo dibandingin sama gua beliau itu seperti malaikat bray yang selalu ada untuk orang yang berkekurangan siapapun itu.
Mungkin lewat Bunda Theresa, Tuhan memberi jalan untuk menolong dan mengasihi orang yang mungkin untuk minum saja sulit (minum loh bray bukan makan)
Masih banyak orang-orang yang berkekurangan yang berasal dari negara-negara konflik seperti Nigeria, Etiopia, Sierra Leone, Afganistan, Mozambik, Rwanda, Burkina Faso, Burundi, Kamboja, Angola dan banyak lagi masih mengharapkan adanya perubahan besar.
Bukannya Tuhan lupa akan mereka yang sangat kekurangan tapi Tuhan ingin kita sebagai anak-anaknya saling membantu dan melayani.
Ibu Theresa pernah bilang "Sebuah kematian yang indah," katanya, "adalah untuk orang-orang yang hidup seperti binatang, mati seperti malaikat - dicintai dan diinginkan" dan apa artinya kata-kata ini?
Hanya bray semua yang dapat mengartikannya dalam hidup dan melakukannya sedikit untuk kata kasih itu mungkin sudah menjadi perjalanan hidup bray.
2 Korintus 11:27 dan 28
| 11:27 | Aku banyak berjerih lelah dan bekerja berat; kerap kali aku tidak tidur; aku lapar dan dahaga; kerap kali aku berpuasa, kedinginan dan tanpa pakaian, | |||||||||||||||||||
| 11:28 | dan, dengan tidak menyebut banyak hal lain lagi, urusanku sehari-hari, yaitu untuk memelihara semua jemaat-jemaat. |
Sekian
dari gua yaa Bray, semoga apa yang kita pelajari tentang bagaimana
besarnya kasih semut akan sesamanya menginspirasi kita untuk dapat
tumbuh dalam kasih seperti semut haaa
Hidup semua orang yang selalu mengasihi dan dikasihi #Bray Manda

Tidak ada komentar:
Posting Komentar